Ketika mempelajari Ilmu Penyakit tumbuhan kita diajar bahwa perkembangan penyakit tumbuhan ditentukan oleh interaksi tiga faktor, yaitu patogen (penyebab penyakit), tanaman inang, dan faktor lingkungn. Agar suatu penyakit dapat berkembang maka harus ada patogen yang virulen (bisa menimbulkan penyakit), tanaman inang yang rentan (mudah menjadi sakit), dan lingkungan yang mendukung (memungkinkan patogen menimbulkan penyakit dan memungkinkan tanaman menjadi sakit). Interaksi ketiga faktor tersebut biasa disebut segitiga penyakit. Di antara ketiga faktor tersebut, tidak ada yang lebih penting atau kurang penting, sebab kalau salah satu tidak tersedia maka penyakit tidak akan berkembang.
Ketika mempelajari pengaruh lingkungan terhadap perkembangan penyakit, yang selama ini kita dapat dari mengikuti...
Selasa, 21 Juni 2011
Minggu, 12 Juni 2011
Citrus Expedition 2011: Tunjukkan Memang Peduli terhadap Jeruk

Pada akhir Mei 2011 saya berkesempatan kembali menapak tilas lokasi penelitian ketahanan hayati jeruk yang saya lakukan tahun 2008-2010. Dari Kefa menuju Eban, Eban, Kapan, dan Soe saya melewati desa-desa lokasi penelitian Suanae, Sallu, Lemon, Fatumnutu, Eonbesi, Oelbubuk, dan Binaus. Di Oelbubuk saya singgah di BBI Hortikultura dan kemudian di Soe saya mampir di kebun milik Bapak Frans Nitsae, seorang pegawai dinas pertanian yang merangkap sebagai penangkar dan petani jeruk. Apa yang saya temukan dalam perjalanan napak tilas saya ini sungguh mencengangkan. Supaya saya tidak dikatakan membesar-besarkan masalah, silahkankan saja simak foto-foto...